6 Tips Persiapan Operasi Caesar – Siapkan Mental Bunda, Jangan Tegang

Siapa yang tidak takut melahirkan dengan cara operasi yah Bun… rasa khawatir dan deg-degan pasti ada. Untuk ibu yang pernah melahirkan dengan sesar sebelumnya pasti tetep deg-degan juga. Rasa takut dan deg-degan bahkan melebihi operasi caesar yang pertama. Well, maka dari itu persiapan operasi caesar harus diatur sedemikian rupa. Agar semua berjalan lancar, persiapan mental untuk menjalani operasi juga penting.

Apa sih yang membuat Bunda takut ? berbaring di meja operasi ? takut dengan alat-alat operasi ?  membayangkan perut Bunda di bedah ?
Kalo membayangkannya saja sudah takut, ya jangan memikirkan hal-hal yang bukan-bukan dong Bunda :). Kalian hanya perlu fokus dengan persiapan mental dan percayakan semuanya pada dokter.

Meskipun prosedur untuk semua rumah sakit bisa bervariasi, namun ada langkah-langkah umum yang dipersiapkan sebelum prosedur operasi caesar. Sebelum hari operasi, Bunda mungkin diminta untuk melakukan tes darah dan urine, berkonsultasi dengan dokter anestesi, juga akan diingatkan mengenai persiapan melahirkan caesar dengan menahan diri dari makan atau minum selama delapan sampai 12 jam sebelum operasi caesar.

Yup, di sini tidak membahas prosedur operasi caesar tapi kami menginformasikan beberapa tips agar operasi caesar lebih lancar dan bebas tegang, simak artikelnya mengenai persiapan operasi caesar:

Persiapan Operasi Caesar

1. Sahur sebelum puasa

Bagi ibu yang menjalani operasi caesar yang direncanakan, sehari sebelum hari H, pihak RS tempat Bunda akan menjalani operasi caesar akan menghubungi Bunda. Mereka memberitahukan beberapa hal, di antaranya puasa 6-8 jam sebelum operasi. Jika Bunda lupa makan dan menahan makan seperti yang dianjurkan pihak RS akan berakibat buruk untuk janin.

Akibatnya, saat pemeriksaan detak jantung janin sebelum operasi, suaranya cenderung lemah, karena janin kelaparan, jangan melewatkan informasi ini jika tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan. Tak hanya membuat janin kelaparan, jadwal operasi pun jadi agak mundur dan membuat perawat dan bidan harus bergerak cepat, karena jadwal dokter yang cukup padat.

2. Mencukur rambut kemaluan

Banyak ibu hamil merasa tidak nyaman dengan mencukur rambut kemaluan, terutama pada kelahiran pertama. Banyak yang merasa hal ini memalukan. Yup, Bunda beruntung kalau mengetahui hal ini sebelum menjalani operasi. Karena mencukur rambut kemaluan di tahap awal persalinan merupakan prosedur standar di beberapa rumah sakit.

Mintalah bantuan pada suami atau ibu atau saudara perempuan. Tanyakan dokter apakah boleh menggunakan krim penghilang rambut. Bila dokter meminta prosedur mencukur rambut kemaluan dilakukan di rumah sakit, ingat beberapa  hal berikut:

  • Pisau cukur harus selalu baru dan steril, kemasannya dibuka di depan kalian.
  • Area yang dicukur harus dibersihkan dengan larutan antiseptik.

Baca Juga : 

Bila Bunda tetap merasa cemas ketika melakukannya di RS, berikut beberapa tips selama menjalani sesi ini. Tetap tenang yah Bunda, jangan tegang 🙂

  • Jangan merasa malu. Bidan atau perawat telah banyak melihat wanita hamil selama karir mereka, jadi ini sudah jadi rutinitas mereka.
  • Beritahu bidan atau perawat bila ia mencukur terlalu kasar atau merasa sakit. Ini penting karena goresan kecil yang disebabkan pencukuran juga bisa menimbulkan infeksi.

cara luka caesar cepat kering

3. Datang ke Rumah Sakit lebih awal

Bila operasi caesar sudah direncanakan, biasanya dokter juga akan menentukan jam operasi yang disesuaikan dengan jadwalnya. Ingatlah, dokter juga punya pasien lain selain kalian. Jadi, ada baiknya menghargai waktu yang sudah dijadwalkan.

Agar tidak terburu-buru sebaiknya datang 3 jam lebih awal. Sebab, sebelum masuk kamar operasi, dibutuhkan paling tidak sekitar 2 jam persiapan, termasuk mengurus administrasi, memasang infus, berganti pakaian, mengecek keadaan janin dan persiapan lainnya. Kalau datang ke rumah sakitnya saja sudah terlambat, pasti akan membuat kepanikan dan semua persiapan bisa-bisa dilakukan dengan terburu-buru. Nggak mau kan, pasang infus dengan terburu-buru.

4. Mengobrol dengan Dokter

Pihak RS akan membatasi orang yang ingin menemani Bunda Ini saya lakukan saat masuk ke kamar operasi. Ada yang membolehkan suami menemani Bunda di ruang operasi, ada pula yang tidak membolehkan siapa pun mendampingi Bunda sama sekali.

Bagi Bunda yang melahirkan tanpa didampingi karena tidak diperbolehkan, maka Bunda harus kuat dan selalu ingat si jabang bayi yang kalian perjuangkan untuk lahir dengan selamat. Jangan gugup, jangan panik, berdoalah, atau mengobrol santai dengan perawat dan dokter untuk mengurangi ketegangan.

Mau tidak mau Bunda merasa harus meredakan rasa tegang dengan ngobrol. Dalam operasi caesar akan ada 3 dokter di dalam kamar operasi, yaitu dokter kandungan, dokter anak dan dokter anastesi. Dokter anastesi yang lebih banyak bertugas di awal proses operasi paling mungkin diajak ngobrol.

Jadi, siapkan topik yang hangat atau menarik atau yang lucu. Seperti pasangan selebriti di bawah ini. Aktris Nia Ramadhani secara spontan membahasa ‘kue’ secara spontan saat operasi caesar berlangsung.


Instagram Artis Nia Ramadhani melahirkan anak ketiga dengan persalinan sesar.

Para dokter pun hapal betul dengan pasien-pasien yang tegang macam Bunda. Bahkan, untuk mencairkan suasana dan membuat pasien lebih relaks, biasanya mereka menawarkan untuk memotret proses operasi caesar Bunda(tentu hanya bagian-bagian tertentu saja). Lumayan kan jadi ada dokumentasi.

5. Mendengarkan musik

Saat ini banyak dokter yang menawarkan untuk menyalakan musik selama proses operasi caesar. Ruang operasi yang kesannya dingin bisa menjadi tempat yang ‘lebih hangat’ dengan adanya alunan musik. Tak hanya membuat pasien lebih relaks, dokter, perawat dan bidan yang bertugas pun lebih relaks. Tapi, tak semua mengizinkan hal ini. Jadi, ada baiknya bertanya aturan rumah sakit tentang hal ini jauh-jauh hari.

6. Operasi Caesar lebih cepat dari perkiraan Bunda

Pada akhirnya proses persalinan cesar terjadi lebih cepat dibandingkan melahirkan normal, bahkan tidak sampai satu jam. Kecuali Bunda memiliki komplikasi sehingga dokter membutuhkan waktu lebih untuk memastikan Bunda dan bayi selamat tanpa risiko apapun.

*Jika hal-hal kecil sebelum caesar dilakukan dengan baik, maka proses persalinan caesar pun akan lebih lancar. Dengan persiapan yang matang, semoga saja Bunda bisa sehat lahir batin setelah proses melahirkan. Itu adalah tips persiapan operasi caesar, semoga bermanfaat 🙂

Related Post

Jarak Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar Jarak melahirkan normal setelah operasi caesar memang menjadi pertanyaan yang sering diajukan para Ibu yang ingin melahirkan pasca operasi caesar. Luk...
Penyebab Preeklampsia dan Pencegahannya Sampai saat ini, penyebab preeklampsia masih belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli percaya bahwa preeklamsia diawali dengan adanya kelainan pada...
7 Aktivitas Setelah Operasi Caesar ini Harus Dihin... Momen yang selalu ditunggu setelah pernikahan adalah menunggu kelahiran sang buah hati. Untuk sebagian ibu, proses yang ditempuh setelah melahirkan pu...
Kualitas ASI Ditentukan Oleh Metode Melahirkan, Be... Dalam sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan di peneliti Mikrobiologi BMC Italia bertujuan untuk mengetahui apakah metode persalinan berpengaruh t...
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *