Kalsium Selama Kehamilan : Pentingnya dan Sumber Makanannya

Mengapa Kalsium Penting Selama Kehamilan?

Kita membutuhkan jumlah kalsium yang cukup untuk mempertahankan kekuatan tulang. Kebutuhan kalsium selama kehamilan sangat penting untuk perkembangan kerangka janin.

Perkembangan tulang bayi terjadi dengan sangat cepat pada trimester ketiga. Oleh karena itu, pemberian kalsium pada ibu hamil, masih perlu untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya yang sebesar 250mg per hari. Selain itu, bayi juga mulai menyimpan kalsium sebagai cadangan di dalam tubuhnya

Rata-rata, janin menuntut 30 gr kalsium pada akhir masa kehamilan.

Janin membutuhkan 50mg / hari selama trimester kedua dan 250mg / hari selama trimester ketiga.

Kalsium pada janin :

  • sangat penting untuk pertumbuhan gigi yang kuat
  • membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi
  • membantu pengembangan sistem saraf
  • membantu dalam pembentukan otot
  • kembangkan hati yang kuat

Kalsium untuk Ibu mengandung

  • Membentengi air susu ibu
  • menghasilkan lebih sedikit lemak tubuh, sehingga menurunkan risiko obesitas
  • membantu dalam berfungsinya saraf
  • mempertahankan denyut jantung normal
  • memfasilitasi pembekuan darah normal
  • mengurangi risiko osteoporosis
  • mengurangi risiko toksemia (keracunan didalam darah)

Untuk memastikan tubuh kita mendapatkan dukungan kalsium yang tepat, kebutuhan kalsium Bunda harus tetap seimbang.

Berapa Banyak Kalsium yang Dibutuhkan Wanita Hamil?

Sesuai pedoman perizinan harian yang direkomendasikan AS (RDA), persyaratan asupan kalsium adalah:

  • 19 tahun dan lebih tua, termasuk wanita hamil – 1.000 mg (1 g) sehari
  • 14 sampai 18 tahun – 1300mg (1,3 g) per hari

Jika tubuh terlalu banyak mendapatkan kalsium maka akan menimbulkan pembentukan batu ginjal dan hiperkalsemia (menumpuknya kalsium di dalam darah).

*Direkomendasikan oleh penelitian di berbagai negara.

Berapa dosis maksimum yang dapat Bunda ambil sekaligus?

Jangan mengkonsumsi lebih dari 500 mg kalsium sekaligus karena tubuh kita hanya bisa menyerap sebanyak itu. Bunda bisa mengonsumsi dosis 1.000 mg dalam dosis kecil sepanjang hari.

Bagaimana Jika Bunda Tidak Mengambil Jumlah Kalsium yang Cukup?

Berikut adalah beberapa masalah yang bisa Bunda hadapi karena kekurangan kalsium pada kehamilan:

  • Bayi Anda akan menyerap kuota kalsium dari tulang Anda. Hal ini, pada gilirannya, menurunkan kepadatan tulang Anda.
  • Penyerapan kalsium dari tulang Anda akan membuat Anda berisiko terkena osteoporosis. Osteoporosis menyebabkan tulang menipis, yang berakibat pada tulang yang lemah dan rapuh.
  • Hipertensi selama kehamilan dan persalinan prematur.
  • Interupsi dalam proses pembekuan darah dan sekresi hormon.
  • Hipokalsemia pada berat lahir rendah dan bayi prematur.

Cara terbaik untuk mempertahankan kadar kalsium yang dibutuhkan adalah dengan memiliki makanan yang kaya kalsium.

Jadi, makanan apa yang akan memberi Anda persediaan kalsium yang cukup? Teruslah membaca untuk mengetahui lebih banyak.

Makanan kaya kalsium untuk dikonsumsi selama kehamilan

Bertujuan untuk memiliki tiga porsi produk susu dan makanan kalsium non-susu setiap hari. Berikut daftar makanan kalsium untuk Ibu mengandung. Pilih beberapa variasi.

Makanan Jumlah asupan Kalsium dalam miligram
Yoghurt rendah lemak sederhana 1 gelas 415
Yogurt beku yang empuk
1/2 cangkir 103
Keju cottage (1% lemak susu) 1 gelas 138
Keju mozzarella sebagian saja 1,5 ons 275
Yoghurt buah rendah lemak 8 ons 245 sampai 384
Susu kedelai yang diperkaya kalsium 8 ons 80 sampai 500
Susu 8 ons 291
Susu skim 8 ons 302
Jus jeruk yang diperkaya kalsium 6 ons 200 sampai 260
Kalengan salmon merah muda, dengan tulang dan cairan 3 ons 181
Tahu, tegas, dibuat dengan kalsium sulfat 1/2 cangkir 204
Kale mentah 1 gelas 55
Mentah bok choy 1 gelas 40
roti putih 1 potong 73
Lobak hijau 1/2 cangkir 99
bayam 1/2 cangkir 120
Sereal, jenis yang diperkaya kalsium 1 gelas 100 sampai 1000

Kita simpulkan bahwa susu merupakan sumber nutrisi utama. Oleh karena itu, bisa jadi masalah bagi Bunda jika tidak mengkonsumsi susu untuk beberapa alasan.

Baca juga :

Bagaimana jika Bunda intoleran dengan Laktosa?

Laktosa adalah gula yang ditemukan dalam susu. Pada orang yang tidak toleran laktosa, tubuh mereka tidak dapat menghancurkan dan mencerna gula karena tidak adanya enzim yang disebut laktase. Intoleransi laktosa bisa menyebabkan kembung, gas, diare, dan kram.

Jika Bunda tidak toleran terhadap laktosa, maka tips ini akan membantu untuk mendapatkan dosis kalsium yang dibutuhkan:

  • Susu lebih baik ditolerir jika dikonsumsi dengan makanan. Tambahkan sejumlah kecil susu dalam berbagai makanan yang Kita makan dalam sehari – buat puding, masukkan roti di dalamnya, masak gandum dengan susu.
  • Konsumsilah produk makanan non-susu kaya kalsium termasuk brokoli, sayuran hijau, sarden, ikan kutuk, dan tahu.
  • Cobalah makanan yang telah mengurangi kandungan laktosa seperti susu laktaid, yang diperkaya dengan kalsium. Selain itu, Bunda bisa berdiskusi dengan ahli diet tentang produk makanan lain yang memiliki kandungan laktosa rendah.
  • Tambahkan satu atau dua tetes cairan laktase dalam produk susu. Tapi, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya.

Terkadang, wanita hamil memilikik keengganan terhadap makanan tertentu selama kehamilannya. Jika susu salah satunya, maka Bunda akan kehilangan sumber kalsium utama.

Bagaimana jika Bunda tidak ingin minum susu?

Aroma atau rasa susu yang sangat bisa mematikan Anda. Jika demikian, Bunda bisa mengganti susu dengan pilihan lain setelah berkonsultasi dengan dokter.

Berikut adalah beberapa cara untuk memasukkan kalsium dalam makanan Anda:

  • Makanlah sandwich whole-wheat dengan keju.
  • Sertakan yoghurt dan keju cottage dalam makanan Anda.
  • Nikmati produk non-susu, termasuk bayam, brokoli, kacang hijau, dan makanan laut bebas merkuri.
  • Memiliki smoothies dan puding buah.
  • Memilih susu kedelai, yang kaya akan kalsium.
  • Makanlah ikan gabus atau ikan kutuk yang kaya akan protein dan kalsium
  • Konsultasikan dengan dokter Anda dan pergi untuk tablet kalsium.

Poin terakhir membawa kita pada sebuah pertanyaan penting.

Haruskah Bunda Mengonsumsi Suplemen Kalsium Selama Kehamilan?

Suplemen diambil saat suplai kalsium dari sumber lain tidak mencukupi untuk memenuhi tuntutan tubuh selama kehamilan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan suplemen kalsium dari minggu ke 20 sampai akhir kehamilan untuk semua wanita hamil, terutama mereka yang memiliki risiko tinggi hipertensi gestasional.

Namun, Bunda perlu memastikan bahwa total asupan kalsium tidak melebihi tunjangan harian yang direkomendasikan.

Berikut adalah beberapa poin yang harus diketahui tentang suplemen kalsium:

  • Jika Bunda mengonsumsi suplemen kalsium dan juga tablet besi , jaga jarak antara satu hingga dua jam.
  • Tablet kalsium karbonat menawarkan dosis kalsium yang baik namun membutuhkan asam lambung ekstra untuk larut. Karena itu, konsumilah tablet itu ketika makan atau setelah makan.
  • Kalsium sitrat mudah diserap dan karenanya bisa dikonsumsi di sela makanan.

Suplemen tidak hanya mengisi kadar kalsium di tubuh tetapi juga mengurangi risiko preeklamsia. Namun, sebelum Bunda memutuskan untuk meminum pil tersebut, Bunda perlu mengetahui efek samping dari suplemen tersebut.

Baca juga : Penyebab Preeklampsia dan Pencegahannya

Potensi Efek Samping Kalsium Tablet Selama Kehamilan

  • Suplemen bisa membuat Anda merasa kembung atau sembelit.
  • Suplemen kalsium yang mengandung dolomit, tepung tulang, koral, atau kerang tiram mungkin mengandung timbal dalam jumlah kecil, yang dapat membahayakan janin.
  • Kadar kalsium yang tinggi bisa menyebabkan batu ginjal. Mereka, pada gilirannya, mencegah tubuh menyerap nutrisi penting seperti seng dan besi.
  • Untuk Ibu hamil, pastikan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 2.500 mg per hari atau 3.000 mg jika berusia 18 atau lebih muda.

Hindari memilih kalsium yang bersumber dari cangkang tiram, tepung tulang, atau dolomit yang belum dimurnikan (purified) karena mungkin mengandung kadar tinggi timbal atau logam beracun lainnya. cari kata ‘Purified’ pada label; itu berarti mereka bebas dari timbal dan kontaminan lainnya.

Mengambil kalsium tidak mudah kan? Bisa jadi sangat rumit. Oleh karena itu, kami menyederhanakannya untuk Bunda.

Poin penting untuk diingat

Sambil merencanakan apa saja makanan kalsium untuk ibu mengandung, pastikan untuk mengingat hal berikut ini:

  • Batasi asupan kalsium Anda ke dosis yang dianjurkan.
  • Asupan kalsium yang berlebihan bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti konstipasi. Hal ini juga bisa menghambat penyerapan zat besi dan seng dari makanan ke dalam darah.
  • Kalsium bekerja paling baik dengan vitamin D. Asupan vitamin D yang memadai membantu menyerap kalsium. Matahari adalah sumber vitamin D yang baik sehingga tetap di luar rumah di pagi hari beberapa menit setiap hari.

Juru bicara American Dietetic Association dan ahli diet terdaftar Ruth Frechman mengatakan, “Tubuh seorang wanita dapat merasakan peningkatan kebutuhan janin dan menghasilkan lebih banyak vitamin D. Hal ini memungkinkan ibu hamil dan ibu menyusui untuk menyerap lebih banyak kalsium yang ada dalam makanan mereka.”

  • Cobalah untuk menghindari keju lunak seperti keju brie dan biru karena mengandung risiko penyakit bawaan makanan pada wanita hamil.

Rawat dengan baik kehidupan mungil di dalam dirimu, ini bukan permainan anak-anak. Anda mungkin harus melalui beberapa kesulitan dan mengurusnya sampai hal kecil.

Asupan kalsium hanyalah salah satunya, meski penting. Siapkan bagan diet, ikuti secara religius, dan pertahankan diet seimbang. Ini akan memastikan Bunda memenuhi semua kebutuhan nutrisi.

Related Post

Mitos Tentang Air Kelapa Untuk Ibu Hamil Sebelum membaca lebih lanjut, simak artikel tentang manfaat air kelapa untuk ibu hamil di postingan sebelumnya. Bunda hamil pasti sering menemukan mit...
4 Fakta Tentang Albumin yang Jarang Anda Ketahui Albumin bermanfaat dalam pembentukan jaringan sel baru.pembentukan jaringan tubuh yang baru dibutuhkan pada saat pertumbuhan (bayi,kanak-kanak,remaja ...
Tekanan Darah Tinggi Salah Satu dari Gejala Preekl... Jika Anda mengalami tekanan darah tinggi setelah operasi caesar, mungkin saja itu adalah salah satu gejala preeklampsia. Preeklampsia adalah suatu kon...
7 Buah Lokal yang Baik Dikonsumsi Setelah Operasi ... Buah yang sangat berwarna Barangkali pembaca disini ada yang mengalami stres setelah operasi caesar? Asal Bunda tahu, bersamaan dengan obat-obatan y...
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *